FSC (伯利茲) 監管 開設真實賬戶
機構級流動性 · 超低點差 · 快速執行

十多年來,
超越期待的在線交易體驗

自2009年起,XM為全球超過2,500,000名客戶提供頂級交易環境。受伯利茲FSC等權威機構監管,確保資金安全與交易透明。

FSC Regulated
Segregated Funds
即時執行
SSL Encrypted
XM Pro Terminal ● Live
EU
EUR/USD
歐元/美元
1.08765
+0.2%
AU
XAU/USD
現貨黃金
2132.80
-0.1%
US
NAS100
納斯達克指數
17962.5
+0.4%
BT
BTC/USD
比特幣
59680.10
+1.2%
極低點差 · 快速執行 查看完整報價
2000萬+
全球客戶賬戶
16
行業深耕經驗
30+
國際獎項
30+
全球客服支援語言

*XM成立於2009年,數據截至2026年

首頁Pusat BeritaAnalisis dan Perkiraan Harga XAU/USD: Emas Menunjukkan Momentum Lemah di Tengah Sinyal Fundamental yang Beragam

Analisis dan Perkiraan Harga XAU/USD: Emas Menunjukkan Momentum Lemah di Tengah Sinyal Fundamental yang Beragam

2026-06-11 14:31:18 Pusat Berita 218

大家好,今天XM將為大家帶來“Analisis dan Perkiraan Harga XAU/USD: Emas Menunjukkan Momentum Lemah di Tengah Sinyal Fundamental yang Beragam”。希望對你們有所幫助!原創內容如下:

Emas (XAU/USD) melanjutkan penurunan moderat dalam perdagangan intrahari,xm集团入口 turun menembus level psikologis $4.600 dan sebagian menghapus kenaikan yang dicapai pada hari sebelumnya, meskipun saat ini telah memulihkan sebagian dari kerugian intraharinya. Berdasarkan dinamika terkini, logam mulia ini bersiap mengakhiri pekan kedua berturut-turut di zona negatif, bertahan di dekat level terendah bulanan sekitar $4.510 yang tercatat pada hari Rabu.

Ketegangan global yang muncul akibat stagnasi negosiasi antara Amerika Serikat dan Iran terus menjaga harga minyak tetap tinggi, sehingga meningkatkan ekspektasi inflasi.

Dalam konteks ini, kekhawatiran mengenai kemungkinan pengetatan kebijakan moneter dari bank sentral utama, termasuk Federal Reserve (Fed), semakin meningkat dan menjadi faktor penting yang memberi tekanan pada emas sebagai aset yang tidak memberikan keuntungan.

Presiden AS Donald Trump menolak usulan Iran untuk membuka kembali Selat Hormuz dan mencabut blokade, serta menunda diskusi mengenai program nuklir ke waktu yang akan datang. Ia juga menegaskan bahwa blokade laut akan tetap berlaku hingga Teheran setuju dengan ketentuan yang dapat menjawab kekhawatiran Washington mengenai pengembangan nuklir. Indikasi tambahan menunjukkan bahwa AS mungkin sedang mempertimbangkan tindakan militer baru terhadap Iran. Hal ini meningkatkan risiko terjadinya eskalasi lebih lanjut, memberikan dukungan bagi permintaan terhadap dolar AS sebagai mata uang cadangan, dan menciptakan tekanan tambahan pada harga emas.

Sementara itu, pada hari Rabu, The Fed memutuskan untuk tidak mengubah suku bunga acuannya yang tetap dalam rentang 3,50% hingga 3,75%. Akan tetapi, keputusan ini diiringi dengan jumlah suara yang berbeda pendapat paling banyak sejak 1992, di mana tiga anggota FOMC menolak lanjutan sikap dovish dalam pernyataan dari regulator. Di samping itu, data makroekonomi yang dirilis pada hari Kamis mengindikasikan bahwa inflasi kembali naik pada bulan Maret dan aktivitas ekonomi tetap kokoh, yang memperkuat keyakinan bahwa suku bunga mungkin tetap di level yang sama hingga tahun depan. Hal-hal ini membatasi kemungkinan melemahnya dolar dan menguatkan argumen untuk penurunan lebih lanjut harga emas.

Berdasarkan informasi dari U. S. Bureau of Economic Analysis, indeks PCE meningkat 0,7% secara bulanan pada bulan Maret, sementara inflasi tahunan melonjak menjadi 3,5% dari 2,8% pada bulan sebelumnya. Core PCE, yang tidak memasukkan elemen-elemen yang tidak stabil, naik menjadi 3,2% dari tahun ke tahun dibandingkan 3,0% pada bulan Februari. Selain itu, estimasi awal produk domestik bruto menunjukkan bahwa perekonomian AS tumbuh pada laju tahunan 2,0% di kuartal pertama 2026, jauh lebih tinggi dibandingkan dengan revisi 0,5% dari kuartal IV 2025. Sementara itu, kemungkinan adanya setidaknya satu kali pemangkasan suku bunga Fed sebesar 25 basis poin pada 2026 meningkat menjadi lebih dari 15%, naik dari posisi terendah 1,3% yang tercatat sehari sebelumnya. Ini membatasi pembelian dolar secara agresif dan mungkin memberikan sedikit dukungan bagi emas.

Kini, perhatian pasar beralih kepada rilis data makroekonomi penting AS di awal bulan baru, terutama ISM Manufacturing PMI yang akan diumumkan pada hari Jumat. Perkembangan di Timur Tengah juga akan memberikan dampak tambahan terhadap pergerakan dolar serta pasar logam mulia.

Dari perspektif teknikal, oscillator berada dalam zona negatif; level support terletak di $4. 550, dan resistance di $4. 650. Agar kelompok bullish dapat mengambil alih, mereka perlu menembus ke atas 20-day SMA, tetapi saat ini pasar masih dikuasai oleh kelompok bearish.

以上內容就是關於“Analisis dan Perkiraan Harga XAU/USD: Emas Menunjukkan Momentum Lemah di Tengah Sinyal Fundamental yang Beragam”的全部內容,是由XM小編認真整理編輯的,希望對你的交易有所幫助!感謝支持!